Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Dipecat setelah 18 Tahun Jadi Honorer, Zulham Duga Datanya Dimanipulasi Pemko Tanjungbalai

Skintific

Dipecat setelah 18 Tahun Praktik Manipulasi Data Honorer dalam Rekrutmen PPPK

Divisi Meulaboh Dipecat setelah 18 Tahun Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menyatakan bahwa sejumlah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sering melakukan manipulasi data honorer, misalnya menghilangkan nama tenaga honorer yang lama bekerja agar tidak lolos seleksi PPPK, atau sebaliknya memasukkan honorer baru agar bisa ikut bahkan jika tidak memenuhi syarat formal  Kondisi ini jelas merugikan yang telah lama mengabdi.


Dipecat setelah 18 Tahun Penghapusan Honorer di Tingkat Daerah

DPRD Kota Tanjungbalai memproyeksikan penghapusan tenaga honorer khususnya setelah kebijakan dari Menpan-RB pada 2022. Semua honorer diinstruksikan tidak diperpanjang kontraknya, dan digantikan dengan outsourcing atau akan dihapus secara bertahap

Skintific

BKPSDM Kota juga melaksanakan pemecatan terhadap 8 ASN inaktif pada April 2025, meski konteksnya ASN bukan honorer. Namun praktik pemecatan tanpa pemberitahuan publik jadi sorotan

Dipecat setelah 18 Tahun
Dipecat setelah 18 Tahun

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Juli 2025, Gemini Bakal Bertemu Orang Baru

Dipecat setelah 18 Tahun Tentang Kasus Zulham

  • Saat ini belum ada laporan media populer maupun resmi yang menuliskan sosok bernama Zulham sebagai honorer selama 18 tahun di Tanjungbalai, ataupun tuduhan bahwa datanya dimanipulasi oleh Pemko.

  • Adanya ketidakadilan dalam sistem kepegawaian memang direkam di banyak daerah, tapi belum ditemukan kasus spesifik yang menyebut nama Zulham.

  • Jika kamu memiliki tautan berita, pernyataan resmi, atau dokumen yang menyebutkan kasus ini, saya bisa bantu membuat artikel berbasis fakta akurat.


Kesimpulan Sementara

  • Praktik manipulasi data honorer terjadi di berbagai daerah dan menyebabkan ketidakadilan sistemik.

  • Belum ada bukti atau pemberitaan yang memuat nama Zulham terkait pemecatan honorer di Tanjungbalai.

  • Dibutuhkan sumber resmi seperti pernyataan Zulham, dokumen SK pemecatan, atau media lokal menyoroti kasus tersebut agar bisa diangkat sebagai berita aktual.

Namun tidak ada referensi yang mengaitkan nama Zulham atau tuduhan manipulasi data atas dasar kasus honorer selama 18 tahun

Silakan bagikan detail lebih lengkap agar bisa diolah dengan akurat dan informatif.

Skintific