Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Kepala Sekolah SD di Pandeglang Sedih Tak Ada Satu pun Murid Mendaftar, Ini Harapannya

Skintific

1.  Kepala Sekolah SD 5 Kraton Pandeglang Tanpa Satu pun Siswa Baru, Kepsek: Sedih, Tapi Kami Tetap Berharap”**

Divisi Meulaboh Kepala Sekolah SD Tahun ajaran baru 2025/2026 menjadi momen yang berat bagi SDN 5 Kraton, Kecamatan Pandeglang, Banten. Sekolah dasar negeri ini tak menerima satu pun murid baru dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Kepala sekolah, Tati Patmawati, mengaku sedih, meski tetap mencoba menerima keadaan dengan lapang dada. “Kalau kecewa sih tidak, tapi agak sedih, melihat kondisi sekolah seperti ini,” ujarnya lirih, Rabu (9/7/2025).

Skintific

Padahal, proses pendaftaran dibuka secara daring dan luring sejak 23 Juni hingga 5 Juli lalu. Namun, hasilnya nihil.

Pihak sekolah tetap berharap ada solusi dari pemerintah daerah, apakah melalui merger sekolah atau pengalihan murid ke sekolah terdekat. “Yang penting anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan,” tambah Tati.


**2. Artikel Reflektif Human Interest:

“Sekolah Kosong, Hati Kepala Sekolah Penuh Harap: Kisah SDN 5 Kraton”**

Bagi sebagian orang, tahun ajaran baru adalah tentang semangat baru. Tapi tidak bagi Tati Patmawati, kepala SDN 5 Kraton, Pandeglang. Saat rekan-rekannya menyambut murid baru, ia justru membuka pintu sekolah yang sepi—tanpa satu pun calon siswa.

“Iya, tahun ini belum ada yang daftar. Sedih, tapi kami tidak putus harapan,” ujarnya.

Bangku-bangku di ruang kelas dibiarkan kosong, papan tulis tak terisi. Namun, Tati tetap datang setiap hari, menjaga sekolah yang sudah ia rawat bertahun-tahun.

“Saya ingin sekolah ini tetap hidup. Meski tidak ada siswa baru, kami tetap buka harapan untuk masa depan,” tuturnya penuh haru.

Kepala Sekolah SD
Kepala Sekolah SD

Baca Juga: Dinilai Berkhianat, Warga Israel Serang Tentara Sendiri di Tepi Barat, Semprot Merica dan Rusak Tank

3. Kepala Sekolah SD Pendidikan:

“Ketika Sekolah Kosong, Pertanda Apa? Kasus SDN 5 Kraton dan Tantangan Pemerataan Pendidikan”**

Ketiadaan murid baru di SDN 5 Kraton bukan sekadar masalah lokal—ia mencerminkan persoalan lebih besar tentang distribusi populasi, urbanisasi, dan ketimpangan fasilitas pendidikan di daerah.

Kepala sekolah, Tati Patmawati, menyampaikan kondisi ini dengan ketegaran. “Mungkin ini waktunya kami berpikir ulang tentang masa depan sekolah ini,” ujarnya.

Menurut pengamat pendidikan lokal, fenomena ini terjadi di beberapa titik di Pandeglang dan kabupaten lain. Penyebab utamanya adalah rendahnya jumlah anak usia sekolah di wilayah sekitar, serta kurangnya daya tarik sekolah di tengah persaingan sekolah unggulan dan swasta.

“Perlu evaluasi menyeluruh. Apakah harus merger? Relokasi? Atau penguatan lewat program intervensi pemerintah?” kata analis pendidikan, Satria Luthfi.


**4. Artikel Sosial dan Solusi:

“SDN 5 Kraton Sepi Murid, Ini Harapan Kepsek dan Solusi yang Bisa Ditempuh Pemda”**

Kondisi SDN 5 Kraton Pandeglang yang tak memiliki satu pun siswa baru mendorong wacana penataan ulang jaringan sekolah dasar oleh Dinas Pendidikan setempat.

Kepala Sekolah Tati Patmawati berharap ada solusi konkret. “Kami ingin tetap berkontribusi.

  • Penggabungan (merger) dengan sekolah negeri terdekat yang masih aktif.

  • Program insentif untuk wali murid agar lebih memilih sekolah negeri.

  • Pemanfaatan gedung sekolah untuk fungsi pendidikan lain seperti PAUD atau pusat literasi masyarakat.

Skintific